CCM TV https://www.ccmtv.ga/2019/06/beranggapan-sial-jika-menikah-syawal.html

Beranggapan Sial Jika Menikah Pada Bulan Syawal


Ini adalah bid'ah yang sebaiknya dijauhi oleh setiap muslim di bulan Syawal. Mungkin bid'ah semacam ini jarang terjadi di tempat kita. Malah kebanyakan kaum muslimin di negeri ini melaksanakan hajatan nikah ketika Syawal karena pada saat itu adalah waktu semua kerabat berkumpul berlebaran. Namun, inilah bid'ah yang terjadi di masa silam dulu (masa jahiliyah). Mereka enggan melaksanakan hajatan nikahan ketika bulan Syawal.

Di negeri kita, bukan bulan Syawal yang dianggap sial, tetapi bulan Suro (Muharram). Sebenarnya kedua anggapan ini adalah anggapan yang salah. Mengenai anggapan sial nikah di bulan Syawal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri telah membantah hal ini, sebagaimana terdapat riwayat dalam Sunan Ibnu Majah (hadisnya dishohihkan oleh Syaikh Al Albani) bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pada bulan Syawal dan keluarga beliau tetap harmonis.

Menganggap bulan Suro atau bulan Syawal sebagai bulan sial untuk melaksanakan beberapa hajatan adalah anggapan yang terlarang dalam agama ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah menyatakan bahwa beranggapan sial seperti ini termasuk kesyirikan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Beranggapan sial termasuk kesyirikan, beranggapan sial termasuk kesyirikan. (Beliau menyebutnya tiga kali, lalu beliau bersabda), tidak ada di antara kita yang selamat dari beranggapan sial. Menghilangkan anggapan sial tersebut adalah dengan tawakkal (pada Allah).” (HR. Abu Daud no. 3912).

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Share this post:

0 Comments

Please read our Comment Policy before commenting. ??

Subscribe to our newsletter

Notification