CCM TV https://www.ccmtv.ga/2019/06/jangan-sombong-karena-merasa-pintar.html

Jangan Sombong Karena Merasa Lebih Pintar



Kita tentu menyadari bahwa tidak semua hal yang ada di dunia ini bisa kita pelajari di bangku sekolahan. Kita menyadari banyak hal di dunia ini yang memang bisa kita pelajari langsung bukan dari sekolah. Maka janganlah diri ini menjadi merasa selalu paling hebat karena merasa telah bersekolah lebih tinggi dari orang lain. Karena gelar kita yang tinggi, karena gelar kita yang panjang malah lalu kita menganggap orang lain di bawah kita. Ilmu harusnya mampu membuat kita menghargai orang lain, bukan malah membuat kita menyombongkan diri sendiri. Setinggi apapun sekolah kita, setinggi apapun gelar yang kita peroleh, dan sejauh apapun kita telah belajar.  Percuma saja jika kita tidak menghargai pendapat orang lain.


“Seseorang terlihat hina bukan karena ia bodoh, bukan karena ia tidak pintar. Justru karena ia menyombongkan kepintarannya, dia merendahkan orang lain yang tidak sepintar dirinya. Dia menjadi terlihat hina.”


Setiap orang mempunyai kemampuan tersendiri dalam belajar, ada yang mudah bisa dan juga ada yang memang butuh waktu cukup lama untuk bisa memahami sesuatu. Hal itu karena memang kita semua tidak terlahir dengan kemampuan yang sama. Namun bukan berarti saat kita belum bisa memahami sesuatu, lalu kita menjadi hina. Terpenting adalah kita yang memang berusaha. Hina bukan karena kita tidak menjadi orang yang pintar, justru terasa hina jika kita menjadi pintar namun malah merendahkan orang yang kurang pintar. Menjadi pribadi yang merendahkan kemampuan orang lain tentu hal itu menjadikan kita sosok yang sombong.


“Mungkin kita pernah melihat, seseorang yang punya gelar yang yang panjang. Lalu minta dihargai seperti ini dan itu. Seharusnya gelar pengetahuan itu membuat kita bisa menghargai orang, bukan justru minta dihargai.”


Pengetahuan dan luasnya ilmu yang kita peroleh tidak lantas membuat kita menuntut orang lain untuk menghargai kita. Tanpa minta dihargai pun, jika ilmu pengetahuan yang kita punyai dirasa masyarakat itu bermanfaat niscaya kita menjadi orang yang dihargai. Kita belajar bukan hanya sekadar mencari gelar yang begitu panjang. Mungkin lucu rasanya jika diri kita diperbudak oleh gelar kita sendiri, merasa ingin dihargai seperti dan itu. Selalu merasa ingin diistimewakan, duduk di tempat yang diisitimewakan, dipanggil dengan panggilan yang diistimekan, diberi hidangan yang diistimewakan. Mengapa diri kita justru gila diistimewakan? Mengapa kita menjadi seperti itu?


“Hidup itu memang bukan seberapa pintar diri kita, bukan seberapa banyak gelar yang kita peroleh. Namun seberapa kita bisa bermanfaat dari itu semua, seberapa kita bermakna dengan segenap ilmu yang kita miliki.”

Share this post:

Reactions:
0 Comments

Please read our Comment Policy before commenting. ??

Subscribe to our newsletter

Notification